Terpilih Lagi Jadi Ketua Drum Band Sumut, Ini Target Willer Pasaribu

Terpilih Lagi Jadi Ketua Drum Band Sumut, Ini Target Willer Pasaribu

232

gnews.online | Willer Pasaribu kembali terpilih memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (Pengprov PDBI) Sumatera Utara untuk periode 2017-2021, secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi (Musprov) PDBI Sumut, yang digelar Sabtu (1/4) di Hotel Polonia Medan.

Willer menjadi satu-satunya calon yang maju pada pemilihan tersebut. Sehingga seluruh pengurus kabupaten dan kota yang berhak memberikan suara, secara bulat menetapkan Willer mengomandoi induk organisasi olahraga ini hingga empat tahun ke depan.
Sebagai ketua terpilih, Willer pun otomatis menjadi ketua tim formatur guna membentuk kepengurusan, yang ditetapkan paling lambat satu bulan ke depan. Untuk mendampinginya, dia memilih dua anggota yakni Fahrur Razi dari unsur pengurus sebelumnya, serta Richard Gordon Purba asal Deliserdang mewakili unsur pengurus kabupaten/kota.

Sebelum itu, Willer memberi laporan pertanggungjawaban selama dia memimpin periode sebelumnya, 2011-2016, yang diterima seluruh peserta dengan baik.

Di antaranya dia menyebutkan capaian prestasi dua medali emas, dua perak dan dua perunggu bagi kontingen Sumut pada PON 2016 Jawa Barat. Serta drum band telah disertakan KONI Sumut sebagai salah satu cabang yang diperlombakan pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumut.

Olahraga Profesional

Sementara itu, kepada wartawan usai gelaran Musprov, Willer mengatakan targetnya ke depan ingin menjadikan drum band olahraga profesional.

“Ke depan olahraga ini harus bisa dijual, penonton mau membayar tiket untuk menyaksikan perlombaan, serta unit-unit yang tampil pada satu gelaran mendapatkan honor yang layak dari panitia. Satu lagi, tentunya pelatih juga harus profesional dan mendapatkan gaji sepadan, sehingga dia bisa menggantungkan hidupnya dari melatih,” kata Willer.

Upaya yang akan dilakukan untuk menuju profesionalitas tersebut, Willer menyebutkan, punya 10 langkah memajukan drum band. Di antara 10 langkah tersebut, yang utama harus dilakukan menjadikan semua pihak yang berkecimpung dalam olahraga ini mempunyai rasa memiliki, berikutnya mau membangun dengan pikiran, perasaan, waktu dan perbuatan nyata.

“Langkah-langlah berikutnya dilakukan secara bertahap, hingga terwujud olahraga drum band yang digemari masyarakat, penonton mau mengeluarkan kocek saat masuk lokasi perlombaan, bahkan bisa saja nanti tiap tim punya pemain idola layaknya olahraga profesional lain. Kalau ini sudah terwujud, maka berikutnya event drum band pun bisa dijual ke sponsor baik perusahaan swasta maupun BUMN atau BUMD,” paparnya.

Turut hadir pada Musprov tersebut Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat PDBI Sis Sugiono mewakili Ketua Umum Brigjen TNI Raharjo, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian diwakili Kepala Seksi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi Jhoni Siahaan.

Dalam sambutannya saat menutup acara, Sis Sugiono mengatakan, visi misi yang disampaikan ketua terpilih sudah luar biasa.

“Tinggal direalisasikan dengan dukungan pengurus kabupaten/kota. Sinergikan program Pengkab atau Pengkot dengan Pengprov, lalu lengkapi database atlet, pelatih dan juri sekalian dengan meningkatkan kualitasnya,” seru Sis.

Sementara sebelumnya saat acara pembukaan, Ketua KONI Sumut John Lubis mengucapkan terimakasih kepada drum band yang telah memberi kontribusi medali pada PON 2016.

Sementara untuk PON 2020 di Papua, John memberi keyakinan cabang olahraga ini akan tetap masuk sebagai salahsatu yang diperlombakan, untuk itu dia pun akan mengupayakan Sumut mengirim tim drum band ke Papua nanti.

Syaratnya, semua cabang yang ingin dikirim ke Papua harus bisa meyakinkan KONI bahwa mereka bisa berprestasi.

“Karena kita ketahui ke Papua butuh biaya besar untuk transportasi dan sebagainya. Makanya mulai hari ini PDBI sudah harus bekerja serius menyiapkan atlet menuju 2020 nanti,” kata John.  (koh)