UKM Center dan PNM Dorong UMKM Naik Kelas

UKM Center dan PNM Dorong UMKM Naik Kelas

110

gnews.online | Lembaga UKM Center Sumatera Utara bersama Permodalan Nasional Madani (PNM) Regional Medan mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan meningkatkan taraf usahanya, melalui kegiatan pembinaan.

Salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan, adalah gelaran Workshop Produk Klaster Makanan Olahan Bakso dan Turunan Usaha Bakso, Kamis (4/10/2018) bertempat di sekretariat UKM Center Sumut, kampus Fakultas Kedokteran UISU Jalan SM Raja Medan.

Workshop selain diisi pemaparan, diskusi dan tanya jawab, juga diselingi dengan pelatihan pengolahan kerupuk bakso, sebagai salah satu bentuk usaha turunan bakso.

IMG-20181006-WA0020

Dalam kesempatan workshop yang diikuti puluhan pesarta as sebagian besar nasabah PNM, Ketua UKM Center Sumut Deni Faisal Mirza memaparkan, ada lima permasalahan klasik yang dihadapi pelaku UMKM, yang pertama kali kemampuan sumber daya manusia, lalu kurangnya permodalan.

“Selain itu tidak adanya legalitas uaha, K
keterbatasan pemasaran produk usaha serta ketiadaan informasi dan teknologi tepat guna,” kata Deni.

Untuk itu, sambungnya, UKM Center hadir dalam upaya mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, melalui kegiatan-kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi wirausaha tersebut.

“Kami menggandeng PNM dalam upaya mengatasi permasalahan pemasaran dan permodalan,” katanya.

Selain itu, sinergi juga dilakukan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam upaya mengatasi permasalahan legalitas usaha makanan melalui sertifikasi Hmhalal.

“Kami bekerjasama secara terpadu untuk menaikkan kelas UMKM, menuju UMKM bermartabat. Siapa lagi yang mau peduli dengan UMKM, kalau bukan kita semua selaku stakeholder wirausaha,” ucap Deni pada acara yang turut dihadiri perwakilan PNM Pusat dari Jakarta, serta pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumut.

IMG-20181006-WA0011

Sementara itu, kegiatan pelatihan pembuatan kerupuk bakso dipandu narasumber Dian Hayati dan Supriati. Kerupuk bakso ini merupakan salah satu produk turunan berbahan utama bakso, sebagai alternatif untuk melakukan diversifikasi usaha bagi para pelaku usaha pembuatan/penjualan bakso. (koh)