Unpab Gelar Workshop Menuju Akreditasi A

Unpab Gelar Workshop Menuju Akreditasi A

485

gnews.online | Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan mengadakan workshop “Peningkatan Akreditasi Program Studi Menuju A dan Penguatan Pengelolaan Manajemen Ruang di Lingkungan Unpab”, di Gedung D Ruang Baca Perpustakaan, kemarin.

Workshop dibuka Rekor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE, MM, dihadiri Rektor I Ir Bhakti Alamsyah MT, PhD, Rektor II Dra Hj. Irma Fatmawati SH, MHum, dan Rektor III Samrin SE, MM. Juga hadir Pjs Direktur Keuangan dan Manajemen Aset Universitas Mercu Buana Jakarta  Ir Purwanto SK MSi, para dekan, ketua.program studi (Prodi) dan kepala biro serta dosen di lingkungan Unpab.

Dalam worshop itu, Rektor Unpab Muhammad Isa Indrawan menyampaikan mengenai visi  Unpab menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) yang terkemuka berbasis religius dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

“Bidang akademik merupakan ruh Unpab, karena semua sumber daya Unpab beserta kiprah personalnya bermuara pada kepentingan akademik. Prodi sebagai penyelenggara akademik perlu diberikan energi yang besar untuk promosi, kurikulum dan perangkat pembelajaran, jurnal dan publikasi ilmiah,” katanya.

Untuk mencapai akreditasi A, tambahnya, harus ada diskusi kelompok terfokus, seminar/konferensi. “Kemudian, budaya akademik, kerja sama, penelitian dan pengabdian serta penulisan buku referensi harus tumbuh dan berkembang dengan baik,” tandas rektor.

Pjs Direktur Keuangan dan Manajemen Aset Universitas Mercu Buana Purwanto yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu menjelaskan, untuk menghasilkan generasi yang andal dan memiliki potensi besar untuk mengembangkan keilmuannya, maka dibutuhkan lembaga yang andal pula untuk membantu mewujudkannya.

“Kriteria lembaga yang layak disebut andal dalam melahirkan generasi yang berpotensi dapat diukur dalam penilaian akreditasi. Dalam hal kepentingan tersebut, dilakukan evaluasi dan penilaian terhadap sumber daya yang dimiliki lembaga tersebut yaitu prodi,” tutur Purwanto. (dev)