UNPRI Dipercaya Laksanakan Ujian CPA Test Centre

UNPRI Dipercaya Laksanakan Ujian CPA Test Centre

797

gnews.online | Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan dipercaya untuk melaksanakan ujian Certifiet Public Acountant (CPA)  Test Centre untuk para akuntan.

Demikian diungkapkan Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Suhartono MPA Ak CPA CA  usai  meresmikan UNPRI CPA  Test Centre di kampus  Jalan Belanga Medan, Sabtu(4/3).

Acara tersebut diawali dengan Seminar mengenai pentingnya sertifikasi bagi akuntan. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama (MoU) antara UNPRI Medan dengan IAPI.

Hadir pada acara peresmian itu, Pendiri UNPRI dr I Nyoman E Lister MKes AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji SPd MEng Prac, Ka Biro Kerjasama Institusi dan Hubungan Luar Negeri yang juga Kaprodi Magister Akuntansi di UNPRI Teng Sauh Hwee SE MSi dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UNPRI Henry SE MM.

Hartono mengatakan, untuk Test Centre ini, di Sumatera Utara hanya dipercaya dua universitas yakni Universitas Sumatera Utara (USU) dan UNPRI.

“CPA Test Centre ini merupakan test centra yang pertama di Medan untuk universitas swasta,”kata Hartono.

Hartono berharap,  dengan pendirian  Test Centre ini UNPRI dapat meningkatkan kredibilitas kita dimata internasional dan meningkatkan kompetensi para akuntan di Sumatera Utara umumnya, dan Kota Medan umumnya.

MOU 2

Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, dengan kehadiran Test Centre di UNPRI, akan dapat memberikan banyak kemudahan bagi para akuntan yang perlu sertifikasi.

“Bagi para akuntan yang perlu sertifikasi, tidak perlu ke Pulau Jawa lagi. Karena UNPRI CPA Test Centre terbuka untuk umum, siapapun dapat mengikuti ujian sertifikasi di UNPRI CPA Test Centre,”kata doktor muda ini menambahkan.

Sedangkan Kaprodi Magister Akuntansi di UNPRI yang juga Ka Biro Kerjasama Institusi dan Hubungan Luar Negeri di UNPRI Teng Sauh Hwee SE MSi mengharapkan, dengan dibukanya UNPRI CPA Test Centre ini, dapat  menghasilkan lebih banyak akuntan yang bersertifikasi, meningkatkan kepercayaan publik atas akuntan-akuntan kita.

Dan, dengan MEA ini kata Teng juga, diharapkan pemberi jasa akuntan dapat berkontribusi secara nasional dan internasional, dengan kata lain profesi ini tidaak menjadi lahan bagi profesional dari luar negeri.

“Begitu juga sebaliknya, profesional akuntan kita bisa menjadi profesionalisme secara internasional,”kata wanita berkulit putih ini. (dev)