UNPRI Wisuda Lulusannya, LLDikti: UNPRI Telah Selenggarakan Pendidikan yang Bermutu Sesuai Tuntutan Standard Nasional Pendidikan Tinggi

UNPRI Wisuda Lulusannya, LLDikti: UNPRI Telah Selenggarakan Pendidikan yang Bermutu Sesuai Tuntutan Standard Nasional Pendidikan Tinggi

54

gnews.online | Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL2Dikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Dian Armanto, MA., M.Sc., Ph.D diwakili  Sekretaris LLDikti Wilayah I Sumut Dr Mahriyuni M.Hum mengatakan, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) telah menyelenggarakanpendidikan yang bermutu, sesuai dengan tuntutan standard nasional pendidikan tinggi.

“Seperti pengembangan kurikulum KKNI yang sesuai dengan profil lulusan, proses pembelajaraninteraktif dialogis, dukungan fasilitas pembelajarandan ICT yang memadai, tenaga pendidik dan tenagakependidikan yang qualified, dan tentu diataskesemuanya itu karena adanya dukungan penuh tatapamong Yayasan dan Pimpinan dalam menghasilkanlulusan yang bermutu dan mandiri sesuai kebutuhan pasar kerja,”ujar  Dr Mahriyun pada Acara Wisuda Sarjana dan Diploma Periode I tahun 2019 di MICC kemarin.

Menurutnya, capaian ini sesungguhnya telah membuktikan bahwa UNPRI telah menyelenggarakanpendidikan yang bermutu.

Sekpel juga berharap, UNPRI dapat menjadi perguruan tinggi yang mampu mengembangkan Budaya Akademis dan mampu menciptakan suasanayang kondusif serta memberdayakan PendidikanKarakter dalam pembelajaran juga menerapkanproses pembelajaran Digital dalam EraRevolusiIndustri 4,0.

Kepada UNPRI pihaknya berharap, supaya terusdapat meningkatkan mutu dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepadamasyarakat dan merebut kepercayaan masyarakat, tidak hanya dari ProvinsiSumatera Utara bahkan dari Provinsi lain serta dari luar negeri.

Sedangkan Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting, SSiT M.Kes pada Wisuda Sarjana dan Diploma Periode I tahun 2019, kemarin mengatakan,saat ini negara berada di tengah perkembangan dunia yang semakin pesat.

Perkembangan pada era Industri 4.0 telah menempatkan dunia pada ketergantungan terhadap internet dan perangkat digital dengan transaksi-transaksi elektroniknya.

“Kalian adalah generasi milenial, semuanya kita dikepung oleh informasi yang amat luas, semua serba digital, tersebar cepat dan berdampak langsung baik bagi diri sendiri, karier, kehidupan keseharian sekaligus berdampak kepada masyarakat dan negara,” kata Chrismis.

Acara tersebut dihadiri Pendiri Unpri Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH Dr Tommy Leonard SH MKn, Ketua Yayasan Dr drg Florenly MPH,  Wakil Rektor I Seno Aji SPd MEng Prac, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM MKes, Wakil Rektor III Said Rizal SH MA, Wakil Rektor IV dr Ali Napiah Nasution MKT, Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI Cut Fitri Rostina SE M.M, Wakil Dekan FE Unpri Hendry SE MM, para orang tua wisudawan/i, staf dan karyawan di jajaran UNPRI.

Sebagai orang muda yang hidup di era milenial, rektor percaya para wisudawan dapat beradaptasi. Alumni dapat membaca peluang untuk berkreasi sesuai potensi dan kemampuan yang ada pada dirinya, dapat terus menjalin komunikasi dengan almamater tercinta,” tambahnya.

Hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab UNPRI kepada bangsa dan negara Indonesia, khususnya dalam penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing di era disrupsi teknologi ini.

Kata Crismis, UNPRI menyadari bahwa alumni adalah juga bagian penting dalam program- program kegiatan universitas. Ketika lulusan berhasil di masyarakat, maka nama universitas akan terbawa baik. “Sebaliknya, apabila lulusan gagal, termasuk terlibat di dalam persoalan yang merugikan maka nama universitas juga akan terbawa-bawa,” paparnya.

Wisuda merupakan suatu momentum penting dalam dunia pendidikan dan juga merupakan momen yang sangat bermakna bagi keluarga wisudawan. Momen ini dapat diartikan sebagai saat berakhirnya tugas dan tanggung jawab lembaga dalam mengantarkan secara formal mahasiswa menjadi lulusan sebagai insan yang berilmu dan berakhlak mulia, serta siap meniti profesi dan karir dengan andalan ilmu sesuai dengan bidang keahlian.

“Keberhasilan lulusan adalah bukti kerja keras. Gelar akademik sudah di tangan anda dapat digunakan untuk mencari kehidupan yang lebih layak. Masa depan kalian dan kita semua tak bisa lepas dari perubahan-perubahan besar yang terjadi saat ini,” katanya. (DM)